Jl. Letjen S Parman 35 Yogyakarta -  Telp : 0274- 373427 -  WhatsApp : 082137955032;081333911533 - Pin BBM : 5A21C2F7 -Email : hadisukirno@gmail.com

Artikel Terbaru
Artikel Populer
Kategori Artikel
Wayang Kulit Solo
Wayang Kulit Jogja
Wayang Golek
Wayang Klithik
Souvenir Kulit
Souvenir Kayu
Souvenir Keramik
Souvenir Logam
Souvenir Kain
Handicraft
Souvenir Custom
Souvenir Fiber
Accesories
Souvenir Gelas
Souvenir Anyaman
Gamelan
Alat Musik Tradisional
Pakaian Adat - Tari
Koleksi Hadisukirno
 
 

Gatotkaca Melawan Naga Percona

Gatotkaca adalah nama pemberian dari Dewa, sedangkan nama pemberian dari orang tuanya yaitu Jabang Tetuko. Gatotkaca merupakan salah satu tokoh pewayangan yang terkenal sakti mandraguna dengan segala ilmu dan aji-aji pamugkasnya seperti Brajamusti, Krincing Wesi, Bajingiring, Garuda ngapak dan sebagainya. Gatotkaca dipercaya dewa untuk menaklukkan Naga Percona.

Setelah tali ari-ari Jabang Tetuko bisa dipotong, Jabang Tetuko diantar kekahyangan guna memenuhi janji pada Batara Guru. setelah Jabang Tetuko sampai dikahyangan, Jabang Tetuko diutus oleh Batara Guru untuk melawan Naga Percona dengan meletakkan Jabang Tetuko ditengah jalan menuju gerbang, yang terus diawasi oleh Arjuna dan para Dewa. Tidak lama setelah Jabang Tetuko diletakkan, Naga Percona datang mengampiri Jabang Tetuko. Naga Percona meledek Batara Guru karena dianggapnya sudah gila menyuruh Naga Percona bertarung melawan bayi yang belum bisa apa-apa, Naga Percona kemudian mendekatkan wajahnya ke Jabang Tetuko, namun tidak disangka-sangka tangan Jabang Tetuko mengayun dan berhasil melukai salah satu mata Naga Percona hingga buta. Sontak Naga Percona marah dan membanting Jabang Tetuko kearah pintu gerbang hingga tewas. 

Setelah itu, Batara Guru memerintahkan Batara Narada dan Batara Bayu untuk memasukkan Jasad Tetuko kekawah Candradimuka beserta senjata para dewa untuk membentuk tubuh ksatria yang gagah dan hidup kembali. Kemudian, para Dewa memberikan pakaian dan perhiasan serta memberi nama baru Jabang Tetuko menjadi Gatotkaca. Dengan kehidupan yang baru dan nama yang baru Gatotkaca kembali bertempur melawan Naga Percona, hingga akhirnya berhasil merobek mulut dan tubuh Naga Percona hingga menjadi dua bagian. Setelah kematian Naga Percona, kehidupan kahyangan kembali damai, sekaligus awal kepahlawanan Gatotkaca sang Putra Bima.


Dibaca : 8082 Kali
Tanggal Posting :
Pengirim :