Resi Seta JogjaRp. 1.800.000 Wayang Resi Seta Jogja Kidangan : Rp 350.000,- Wayang kulit Resi Seta dengan ukuran lebih kecil dengan tinggi sekitar 40 - 45 cm sudah termasuk tangkai/gapit , material dari kulit sapi dan tangkai dari tanduk kerbau. Wayang Resi Seta Jogja Standart Pedalangan ( 27 X 75 cm) Harga dan Kualitas Wayang :
Gapit Wayang dari tanduk kerbau. Resi seta adalah tokoh berwibawa, tokoh ini di tampilkan dengan wajah berwarna merah jambu (merah muda). Seta adalah panggilannya pada saat masih muda, ia adalah putra sulung dari Prabu Durgandana, yang merupakan raja dari negara Wirata dengan permaisuri Dewi Ni Yustinawati. Resi Seta memiliki tiga orang adik kandung yang bernama Arya Utara, Arya Sangka dan Dewi Utari. Resi Seta juga merupakan putra mahkota negara Wirata dan mempunyai tempat bersemayam di Cemarasewu. Seta bermata kedondong, berkumis dan berjenggot, berambut kadal menek (Berbentuk seperti Bengkarung manjat), bersunting waderan, berkalung bulan sabit, bergelang dua susun (gelang berbentk empat segi yang disebut gelang kana berpontoh dan berkecorong serta memakai kain kerajaan.
Seta bergelar resi karena Seta seorang ksatria yang mempunyai ilmu kependetaan yang dalam, memiliki sifat pemberani, tenang serta sabar. Resi Seta hidup sebagai ksatria wadat (tidak bersentuhan dengan lawan jenis). Resi Seta mempunyai Aji Narataka yang kemudian diturunkan kepada murid tunggalnya yang bernama Gatotkaca, dan gada pusaka yang bernama Kyai Pecatnyawa. Pada perang Baratayuda babak permulaan, Resi Seta diangkat menjadi senopati agung Pandawa untuk menghadapi senopati agung Kurawa, yaitu Resi Bisma. Pada mulanya Resi Seta memperoleh kemenangan sehingga musuhnya terjun kesungai. namun akhirnya ia gugur pada saat perang berikutnya, melawan Resi Bisma yang merupakan Senopati Agung dari Korawa oleh tombak pusaka Kyai Salukat milik Resi Bisma. Sebelum ia tewas, Resi Seta berhasil mebunuh Rukmanata |
Produk Terkait |